Aqua Timez – Chiisana Tenohira (Telapak tangan kecil)

And this is the translation..

 

Tubuhku memahami hatiku lebih baik daripada diriku

Ketika aku gugup keringat akan mengalir deras ke bawah telapak tanganku

Setiap saat, aku bertanya-tanya,dan menggeram dalam air mata yang seharusnya berhenti

Itu mengajariku tentang apa yang disebut menyesali kesedihan

 

Aku telah memasukkan kata-kata harapan kedalam tas-tas ku untuk menghentikan perjalanan

Dalam perjalanan pulang, kau menghentikanku

Saat itu juga, ketika aku tidak bisa memilih kata yang tepat

Kau memelukku erat tanpa berkata apa-apa

Meskipun begitu, hanya akan menambah perasaan kesepian

 

#Tapak tangan kecil yang selalu ada disisiku

menepuk pundakku ketika aku sedang terduduk

menolongku dengan kehangatan

yang lebih indah dari hiasan kata-kata yang pernah ada

 

Ada saat dimana semuanya pernah perjalan dengan baik

Pasti ada saat dimana semuanya tidak berjalan dengan baik

Saat itu orang-orang akan menyadari pentingnya arti kehadiran seseorang,

Untukmu, yang mencintaiku tanpa peduli orang macam apa aku ini

Terima kasih, karena selalu ada di sisiku

 

Ketika aku berbaring di rumput dan memandangi awan-awan yang mengalir

Aku menemukan kembali hatiku yang damai, meskipun hanya sedikit

Ditempat itu rasanya aku menjadi lebih lembut dari kemarin

Aku disadarkan oleh kenyataan bahwa aku semakin buruk saat ditinggal sendiri

Tapi tetap saja, dari kejauhan aku terpesona oleh keajaiban bunga yang bergoyang

Yang setiap hari seharusnya dilindungi telah mengering

Pada hari yang lalu, aku tidak menyadari masa mudaku karena aku telah berlari melewatinya,

Aku sadar bahwa aku telah melewatkan orang terpenting dalam hidupku

 

#Aku tidak bisa hidup hanya dengan perasaan yang indah

Langit yang dijanjikan telah ternoda

Meskipun di bawah langit transparan seindah itu

Dibawah langit biru aku bersumpah dengan kata “pasti …”

 

Aku tidak mampu melepaskan cita-citaku patah dengan tanganku

Aku menoleh ke belakang pada kehidupanku, tetapi

Jika hanya menoleh ke belakang,hanya mendapati hari esok yang menyedihkan

Kita tidak punya pilihan lain kecuali maju ke depan

Demi orang yang dicintai yang ada didepan mata kita

 

Ringan menyentuh bekas luka yang tak telihat di mataku

Yang disebut tentang tapak tangan lembutmu

Kehadirang orang terpenting disisiku saat ini

Jauh lebih baik dari menerima tepuk tangan dari seluruh di dunia

 

Hidup dalam hari-hari yangi sibuk dengan keraguan

Saat itu bahkan rasa simpati menjadi tidak bermakna

Sehingga aku tidak meyadarinya setelah kehilangannya lagi*

Untukmu, orang yang mencintai seseorang sepertiku

Aku membuat lagu “terima kasih” ini

 

Tidak cukup dengan kata-kata,pasti aku tidak akan mampu meraihmu (lagi)

Tidak cukup dengan kata-kata, tapi, tapi

terima kasih….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s