Dongeng Sebelum Tidur

“Hei Rosa! Kamu jangan suka mengejek Dina terus donk! Hanya karena dia memberikan kado yang menurutmu jelek pada saat kamu ulang tahun. Itu gak boleh !” kata Sira. “Ah…. Biarkan saja,lagian salahnya Dina sendiri kok!” jawab Rosa. “Uggh… kamu ini benar-benar keterlaluan,kupukul nanti. Kesabaranku benar-benar sudah habis!” jawab Dina dengan penuh amarah. “Cukup Sira! Aku tahu maksud kamu baik,namun bukan begini caranya.” Kata Dina. “Tapi Dina?”jawab sira kebingungan. “Lebih baik kita pergi saja,suatu saat nanti Rosa pasti sadar atas perbuatannya. Aku yakin itu!” jawab Dina sambil tersenyum. Dan mereka pun pergi meninggalkan Rosa.

Bel selesai istirahat pun berbunyi,dan semua anak-anak masuk ke kelasnya masing-masing. Di kelas 4A, pelajaran berlangsung seperti hari biasanya. Kegiatan pada hari iu cukup padat. Tepat pada pukul lima sore kelas pun selesai dan seperti hari biasanya Rosa di jemput oleh supir pribadinya. Sesampainya di rumah, Rosa langsung Mandi, Makan, beristirahat dan dilanjutkan mengerjakan tugas sekolahnya. Pada pukul sembilan Rosa tidur dan tidak lupa sebelum ia tidur, Rosa dibacakan dongeng oleh ibunya. Pada malam itu ibunya membacakan sebuah dongeng yang berceritakan tentang seorang Putri Raja .

Dalam tidurnya ia bermimpi menjadi seorang Putri sebagaimana dalam dongeng yang dibacakan ibunya.

Pada suatu zaman ada seorang Putri dari Kerajaan yang makmur dan kaya. Tetapi Putri tersebut hanya melihat segala sesuatu dari segi materi. Hingga suatu ketika Putri tersebut berulang tahun yang ke-10. Raja mengundang semua rakyatnya untuk datang ke pesta Putri tercintanya itu, pesta tersebut juga dihadiri oleh petinggi-petinggi dari kerajaan sebelah. Pesta itu berjalan sangat meriah. Dalam pesta tersebut anak-anak dibagi ke dalam tiga golongan sesuai dengan keahlian mereka masing-masing, dan diwakili oleh satu anak untuk memberikan hadiahnya kepada Sang Putri. Golongan pertama memberikan sebuah lukisan yang sangat indah karena golongan pertama berisikan anak-anak yang pandai melukis. Putri tersebut menerima hadiah itu dengan senang hati. Golongan kedua memberikan sebuah kincir mainan yang digerakkan dengan tenaga angin, karena golongan kedua mayoritas anak-anak yang pandai dalam pelajaran. Sang Putri menerima hadiah itu dengan hati yang gembira. Lalu saat golongan ketiga memberikan hadiahnya, Putri membuang hadiah yang diberikan anak itu, sebab ia memberikan sekotak obat, karena anak itu berasal dari golongan yang tidak memiliki kemampuan dalam golongan satu dan dua dan dari keluarga yang sederhana. Akhirnya anak itu diusir dari pesta tersebut oleh Sang Putri.

Suatu ketika Putri Raja jatuh sakit.  Sakitnya sangat parah, bahkan belum pernah ada sakit seperti itu sebelumnya. Sudah banyak tabib dari seluruh penjuru negeri yang dipanggil ke kerajaan untuk menyembuhkan penyakit Sang Putri,namun tak seorang pun yang berhasil. Bahkan penyakit sang Putri semakin parah. Raja semakin bingung dan sedih melihat anaknya merintih kesakitan. Akhirnya dikirimlah dua orang pengawal kerajaan untuk mencari seseorang yang dapat menyembuhkan  penyakit sang putri. Pencarian berlangsung selama seminggu lebih dan akhirnya orang itu ditemukan. Ia adalah  anak yang diusir oleh Putri Raja dari pesta ulang tahunnya. Ia diusir pada saat itu hanya karena membawa sekotak obat sebagai kado untuk Sang Putri. Kemudian anak tersebut dibawa ke kerajaan dan segera menyembuhkan Putri Raja dengan obat yang dia bawa ketika itu. Putri Raja pun sembuh dari penyakitnya.

Tiba_tiba Rosa terbangun dari tidurnya, ia masih memikirkan apa yang baru saja ia alami dalam mimpinya. Itu seperti kehidupannya sendiri! Ia teringat oleh Dina, teman yang sering ia ejek di sekolah. Ia takut akan mengalami apa yang Putri Raja alami dalam tidurnya. Kini Rosa tahu bahwa perbuatannya selama ini salah. Ia sangat menyesal dan akan segera meminta maaf pada Dina esok hari. Keesokan harinya untunglah Dina mau memaafkan Rosa, dan akhirnya mereka menjadi teman baik.

Created by:

Putri Elsari Rahmayana

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s