Komik dapat di manfaatkan untuk menumbuhkan minat baca anak-anak

  •  Minat baca terhadap komik

Apa itu komik?

Komik adalah cerita bergambar (dalam majalah, surat kabar, atau berbentuk buku) yang umumnya mudah dicerna dan lucu. Minat baca anak terhadap komik dapat diartikan sebagai kecenderungan untuk melakukan kegiatan membaca komik yang dapat dilihat dengan mengamati bagaimana responsi responden terhadap komik dan bagaimana proses berlangsungnya.

 

  •  Problematika Komik

Di lingkungan keluarga misalnya, banyak orang tua yang akan menghardik anak-anaknya yang ketahuan membaca, apalagi sampai menjadi kolektor bacaan komik. Sedangkan di lingkungan sekolah banyak para guru tak segan-segan akan melakukan perampasan terhadap siswanya yang kedapatan membawa jenis bacaan ini ke sekolah.

Mengenai bagaimana perlakuan protektif sekolah terhadap bacaan komik, ada cerita yang cukup tragik seperti ini. Seorang rekan penulis yang bertugas di salah satu SLTP di Bandung mengatakan bahwa salah satu cara untuk menseterilkan lingkungan sekolah tempat dia bertugas dari jenis bacaan cerita bergambar ini, Kepala Sekolahnya kerap menugasi para guru untuk melakukan razia tas sekolah para siswa. Mereka yang ketahuan membawa buku komik, selain bukunya disita juga orang tua siswa tersebut akan dipanggil pihak sekolah untuk diberikan peringatan.

 

  •  Pro Komik

Gambaran buruk terhadap pengaruh bacaan komik tentu saja tidak semuanya disepakati oleh para pakar. Cukup banyak di antaranya yang menilai komik bukan merupakan bacaan yang membahayakan sehingga harus dijauhkan dari anak-anak. Seperti dinyatakan oleh psikolog Heny Supolo Sitepu (Media Indonesia, 24 Januari 1998), komik tidak berbahaya dan tidak merusak minat baca anak-anak. Bahkan sebaliknya, menurutnya komik dapat memperkaya kecerdasan visual serta mengembangkan daya imajinasi mereka. Heny memberikan ilustrasi, ketika seorang anak tengah membaca komik dia tidak hanya melihat gambaran visualnya atau teksnya saja, tetapi juga dia memperhatikan detil gambarnya. Misalnya bagaimana karakter dan mimik dari para tokohnya, latar belakang gambar dan jalan ceritanya dan seterusnya.. Hal-hal tersebut, menurut Heny, dapat memperkaya pengetahuan dan mendorong anak-anak belajar mencocokan antara latar belakang dengan kejadian yang dipaparkan dalam cerita.

 

Fungsi bahasa dalam Komik

  • Pertama, fungsi bahasa unntuk memberikan komentar lakuan (action).
  • Kedua, fungsi bahasa dalam dialog yang repliknya ditempatkan dalam balon (atau di samping), yang mengungkapkan sekaligus monolog batin.
  • Ketiga fungsi bahasa untuk mengungkapkan perasaan (interjection), yang juga ditaruh dalam balon yang terkadang seperti gelembung meledak.
  • Keempat fungsi bunyi-bunyian.

 

Bahasa yang digunakan dalam Komik

  • Mengenai bahasa yang digunakan dalam komik, Marcel Bonneff memberi catatan bahwa sesungguhnya bahasa komik sangat bervariasi dan kaya, karena memiliki sejumlah fungsi khas yang tidak terdapat dalam jenis bacaan non-komik.

Fungsi Komik

  • Selain sebagai alat penyebaran bahasa Indonesia Bahasa Indonesia komik mempunyai peranan yang positif dalam mengembangkan kebiasaan membaca. Bahkan ujar Bonneff, bagi anak-anak yang putus sekolah, komik merupakan wahana utama untuk tetap berhubungan dengan bahasa tulis. Berdasarkan hal-hal yang disebutkan tersebut peneliti komik ini merekomendasikan bahwasanya buku- buku bacaan komik bukan hanya baik untuk dibaca oleh anak-anak pra sekolah tetapi juga dapat menjadi salah satu media pengajaran yang efektif yang dapat digunakan oleh para guru bahasa.

Fakta Mengenai Komik

  • Henny Supolo, misalnya, dengan bangga mengangkat contoh bahwa anaknya mengenal konsep keseimbangan milik filosofi China Yin Yang lewat komik Kura-Kura Ninja.
  • Jaya Suprana yang mengambil contoh dirinya sendiri yang mengaku mengenal seluk beluk cerita Mahabharata justru bukan dari buku-buku pelajaran di sekolah melainkan dari komik Mahabharata yang ditamatkannya saat berumur enam tahun.

Minat Baca Komik

  • Sebanyak 91,5 % dari responden penelitian yang dilakukan oleh Dian (100 anak-anak) dapat dikatagorikan sebagai kelompok komik-mania atau penggemar berat bacaan komik. Dan yang lebih penting lagi Dian Rohaeni juga tidak menemukan fakta bahwa anak-anak yang menggemari jenis bacaan komik tersebut hancur minat bacanya terhadap bacaan non-komik. Kegemaran mereka membaca komik umumnya beriringan dengan kegemaran membaca buku-buku non-komik, termasuk buku-buku pelajaran. Kemudian aktivitas belajar anak-anak penggemar bacaan komik tersebut juga sama sekali tidak terganggu, apalagi menjadi amburadul karenanya.

 

Komik Menurut Pandangan Orang Jepang

  • Menurut informasi masyarakat Jepang yang terkenal sangat hobi membaca itu pada umumnya adalah penggemar berat bacaan komik. Saking gandrungnya masyarakat negeri Sakura ini terhadap jenis bacaan ini hingga hampir 50% industri perbukuan mereka dikuasai oleh buku-buku berjenis komik. Bahkan saat ini ada semacam kecenderungan baru dalam industri perbukuan di negeri ini, semua hal yang menyangkut kehidupan mereka, baik dalam bidang ekonomi, sosial, politik hingga petunjuk cara masak-memasak dibuat dalam bentuk buku komik.

 

Kesimpulan

  • Berdasarkan data tersebut, kita berharap pada siswa, guru, dan orang tua pada khususnya dan masyarakat pada umumnya agar lebih selektif dalam memilih bacaan komik. Karena tidak semua komik memiliki dampak yang negatif bagi anak-anak,namun juga ada hal  positif yang dapat kita ambil dari membaca komik.

2 thoughts on “Komik dapat di manfaatkan untuk menumbuhkan minat baca anak-anak

  1. Mbak, Futari, saya sedang melakukan penelitian skripsi dengan judul meningkatkan kemampuan tata bahasa Prancis dengan menggunakan media pembelajaran komik.
    saya tertarik dengan ini :
    “Sebanyak 91,5 % dari responden penelitian yang dilakukan oleh Dian (100 anak-anak) dapat dikatagorikan sebagai kelompok komik-mania atau penggemar berat bacaan komik. Dan yang lebih penting lagi Dian Rohaeni juga tidak menemukan fakta bahwa anak-anak yang menggemari jenis bacaan komik tersebut hancur minat bacanya terhadap bacaan non-komik. Kegemaran mereka membaca komik umumnya beriringan dengan kegemaran membaca buku-buku non-komik, termasuk buku-buku pelajaran. Kemudian aktivitas belajar anak-anak penggemar bacaan komik tersebut juga sama sekali tidak terganggu, apalagi menjadi amburadul karenanya.”
    Siapa yang melakukan ini? Saya ingin sumber lengkapnya. tolong kirim jawabannya ke email saya. Terima Kasih banyak dan Assalamualaikum..

    • Wa’alaikum salam..
      Itu berdasarkan penelitian Dian Rohaeni untuk skripsinya yang berjudul Bacaan Anak Bercorak Komik, mahasiswa FSUI tahun 1995
      Untuk lebih lengkapnya ada di postingan saya yg sebelumnya kak (Minat Baca Komik). Saya dapat sumber itu dari internet..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s