Senyum itu Ibadah

SENYUM itu indah, juga sehat. Namun, ternyata tidak mudah, kecuali bagi orang yang memahami betul manfaat besar senyum, baik bagi diri sendiri maupun orang lain.  Inilah sebagian manfaat dan kekuatan senyum:

1. Ibadah – Senyum adalah ibadah. Orang yang murah senyum kepada sesama akan mendapatkan pahala dari Allah Swt. Sebab, senyum yang berangkat dari ketulusan hati merupakan sedekah. ”Senyummu terhadap saudaramu adalah kebajikan.” (HR At-Tirmidzi).

2. Percepat Kesembuhan — Melalui senyum dan tawa, banyak pasien tua dan kanak-kanak berhasil disembuhkan, atau sembuh dengan sendirinya. Jika tersenyum, otak mereka mengeluarkan seretonin yang meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

3. Angkat Kondisi Psikologis — Mengutip hasil riset para ahli kesehatan, majalah Psychology Today pernah melansir, ketika seseorang tersenyum, betapapun sedang tidak bahagianya dia, otaknya akan mengeluarkan sejumlah zat kimia yang tak hanya meningkatkan sistem kekebalan tubuh, tapi juga memberi daya angkat bagi kondisi psikologis seseorang, semacam “alat pengangkat beban jiwa”. Lebih menakjubkan lagi, dari riset itu juga diketahui, biarpun hanya diinstruksikan menampilkan wajah tersenyum, seseorang akan memperoleh manfaat psikologis yang sama dengan orang yang sungguh-sungguh tersenyum.

4. Hambat Proses Penuaan – Meski hanya berpura-pura bahagia, dengan senyuman orang dapat membuat dirinya menjadi lebih sehat dan bahagia betulan. Inilah yang membuat proses penuaan seseorang menjadi terhambat.

5. Kurangi Stres — Manfaat senyum akan semakin berlipat ganda bila ditambah dengan tawa. Sebagaimana diungkap Joan Coggin, M.D., seorang kardiolog di University School of Medicine, Loma Linda, Amerika Serikat, kanak-kanak rata-rata tertawa 400 kali dalam sehari. Sedang orang dewasa rata-rata hanya tertawa 15 kali saja sehari. Itu berarti manusia dewasa kehilangan 385 tawa seiring dengan bertambahnya umur. “Padahal terbukti, tertawa bermanfaat bagi kesehatan,” kata Coggin. Merujuk hasil riset yang pernah dilakukannya, doktor bidang medis itu menjelaskan, tertawa memberikan relaksasi dan mengurangi stres. “Setelah meninggikan sampai jumlah tertentu tekanan darah dan irama jantung, tertawa langsung menurunkannya lagi sehingga sensor-sensor perseptif meningkat dan menyebabkan Anda sanggup menghadapi tugas dengan lebih baik,” paparnya.

6. Bikin Otak Encer — Dari riset, psikolog Alice M. Isen, Ph.D dari Cornell University menyimpulkan, mereka yang banyak menonton film komedi mampu secara lebih baik menemukan solusi kreatif dalam memecahkan soal-soal puzzle. Sedang studi yang dilakukan William Fry, M.D., profesor dari Stanford University, tertawa meningkatkan detak jantung dan memperbaiki sirkulasi di jaringan otot yang membantu perjalanan nutrisi-nutrisi dan oksigen ke dalam jaringan tubuh. Menurut para ahli itu, 20 menit terbahak-bahak tertawa, setingkat dengan lima menit aerobik dalam gerakan mendayung. So, sudahkan Anda senyum hari ini? (Mel, ravemastah.blogsome.com, dll.).

di ambil dari http://ddhongkong.org

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s