Saat saat akan melepaskan masa SMA :’)

Pukul 07.30, alarm di handphoneku berbunyi membangunkanku. Hoaaammmm… Masih ngantuk, semalam aku baru saja menonton film yg baru di copy kakakku dari laptop temannya. Kupencet saja tombol snooze pada hpku, ya, alarm d tunda 10 menit lagi. Aku melanjutkan tidurku, tak berapa lama kemudian alarm kembali berbunyi, mau tak mau aku harus bangun saat itu juga. Saatnya ke sekolah, menyelesaikan urusan mengenai pelepasan yang akan di laksanakan dua minggu lagi.

Aku memang berniat berangkat jam 8, aku ingin melaksanakan sholat dhuha di mushola sekolahku, ya aku rindu saat-saat itu, yang suatu saat nanti aku akan sangat-sangat merindukannya. Setelah selesai membereskan kasur dan mandi, aku segera mengirim sms kepada temanku untuk memastikan bahwa nanti kami akan berkumpul di sekolah sekitar jam 9, tp ternyata kumpulnya jam 11, ya sudahlah daripada nnti d sklh tdk ada tmn, aku berangkat jam setengah 11 saja. Jadinya aku melaksanakan sholat dhuha di rumah saja. O’ya sembari menunggu aku melanjutkan kembali membaca novel yang baru saja ku pinjam dari temanku..hehe

Tak lama kemudian aku pun berangkat dan tiba d sklh sekitar pukul 11 lewat. Sekolah sepi, ya memang karena kelas tiga sepertiku sudah tidak  diwajibkan lagi untuk datang ke sekolah. Hanya beberapa temanku yang kulihat. Saat aku tiba di depan koridor kelasku, hanya sebagian anak kelas tiga yang datang. Hei… ku sapa teman-temanku di sana, kami banyak berbincang mengenai pakaian yang nanti akan di kenakan saat malam pelepasan serta persiapan untuk masuk kuliah.

Saat kebersamaan ini yang kurindukan :’) Saat ini saja sudah lumayan susah untuk berkumpul semuanya karena ada yang belum datang bahkan sudah ada yang pulang duluan. Sebelum pulang aku mengajak teman-temanku untuk makan bareng di kantin, ya setidaknya mumpung kita masih bisa kumpul. Kami makan di kantin bude, temanku ada yang makan mie instan, makan nasi prasmanan dari kantin nenek dan aku sendiri makan soto dari kantin 8, ya aku sangat senang dengan soto di kantin itu, entah mengapa meskipun di makan di siang hari tetap menimbulkan rasa segar. Aku menikmati saat-saat kebersamaan ini. Tertawa bersama, bersenda gurau bersama, curhat  dan lain sebagainya. Selesai makan kami ke mushola terlebih dahulu untuk melaksanakan sholat dzuhur, setelah itu kami pun pulang. Temanku pulang lebih dulu, karena aku harus ke TU dulu untuk menyelesaikan sedikit urusan. Kemudian aku ke kantin sebentar untuk membeli segelas the poci. Sudah lama aku tidak minum itu. Kali itu rasanya benar-benar berbeda, susunya serta tehnya berkolaborasi dengan sempurna, nikmat sekali. Selama aku bersekolah di sana tak pernah kurasakan minuman senikmat itu. Ya mungkin bisa saja karena factor lain.. Setelah selesai aku pun pulang, di depan gerbang aku bertemu satpam sekolah yang biasa di panggil babeh, aku salim padanya. Dia pun melontarkan sebuah kalimat “Udah selesai urusannya? Yah nanti klo babeh kangen gmn donk?” Aku  tertawa dan ikut melontarkan kalimat “Haha… Babeh nanti klo kangen tinggal kirim sinyal aja, nanti saya langsung datang ke sekolah”

Hari itu aku berniat untuk naik angkot. Ya aku senang naik angkot karena aku bisa memandangi lingkungan di sekitarku. Aku sudah lama tidak naik angkot dan aku rindu akan hal itu. Di dalam angkot seperti biasa aku memandangi keadaan di luar. Banyak hal yang aku pikirkan. Tiba-tiba sebuah alunan music nan merdu menggelitik telingaku, menghipnotis aku ke sebuah desa yang sangat asri. Rimbun dengan hamparan hijau daun diselimuti padi yang keemasan dan gemericik aliran sungai yang menari meliuk liuk. Aku cari sebuah sumber suara itu, dan ternyata kulihat seorang bapak tua sedang memainkan sebuah seruling. Ah…. Memang jarang-jarang ada orang yang mengamen di angkot menggunakan seruling, indah pula permainannya. Aku hanya bisa mengucapkan terimakasih untuk persembahan alunan musik yang indah itu yang menemani teriknya siang itu yang mengubah sebuah padang pasir menjadi sebuah keadaan alam desa. Semoga suatu saat nanti dapat menjadi pemain musik tradisional yang terkenal ya pak. Terimaksihku pada Allah yang telah mengobati kerinduanku dan juga diberi hadiah sebuah alunan musik yang indah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s